Review: Drama Mouse (2021)

Semunya kehidupan dalam menentukan arah menjadi halangan dalam menentukan jalan selanjutnya. Bagi manusia, peran yang ditunjukkan dalam penentuan tersebut didasari atas kendali terhadap dirinya masing-masing. Sebagaimana semestinya, hidup sudah dirancang sedemikian rupa untuk kita jalani sesuai perannya, bukan? Namun, jika begitu, lantas bagaimana jika kita hanya sebagai tikus percobaan di kehidupan? Melalui Mouse (2021) beragam bentuk penghakiman muncul sebagai bentuk bayaran atas hal tersebut. Sebelum dilanjutkan, review ini akan memberikan sedikit spoiler yang akan membahas tokoh dan alur dalam cerita.

Drama series dari Korea yang bertajuk misteri-thriller ini diawali dengan penemuan terbaru terkait gen yang dapat mengidentifikasi psikopat sejak dalam kandungan. Penemuan tersebut menimbulkan konflik di masyarakat, terlebih bagi mereka yang sedang mengandung anak. Hal tersebut karena munculnya kebijakan dari penemuan tersebut yaitu mengharuskan pengguguran janin bagi mereka yang terdeteksi memiliki gen psikopat, atau disebut juga predator, di janinnya. Dua wanita hamil yang sudah melakukan tes gen, menemukan fakta adanya gen psikopat dalam kandungannya. Namun, wanita tersebut akan tetap berusaha membesarkan anaknya dengan fakta pahit. Karena pada akhirnya, kebijakan pengguguran tersebut tidak disetujui dengan dasar kemanusiaan.

Di tengah maraknya konflik tersebut, terjadi sebuah kasus pembunuhan keluarga yang dilakukan oleh psikopat berinisial Head Hunter. Kasus tersebut merupakan satu dari sekian kasus pembunuhan yang sudah dilakukan sebelumnya. Namun dalam kasus ini, terdapat korban selamat, seorang anak kecil yang berhasil mengungkap identitas Head Hunter, yang ternyata merupakan istri dari salah satu wanita yang sedang mengandung gen psikopat. Anak yang selamat tersebut ialah Go Moo-chi yang diperankan oleh Lee Hee-jun. Selain dirinya, kakaknya pun ikut selamat walaupun harus mengalami kecacatan. Trauma akan masa lalu yang menewaskan kedua orang tuanya, meningkatkan tekad Go Moo-chi dalam mengatasi berbagai kasus kejahatan. Hingga 20 tahun kemudian, ia menjadi seorang detektif terkemuka.

Seiring berjalannya waktu, ketegangan kembali muncul dengan adanya kasus pembunuhan berantai yang berkaitan dengan kasus pembunuhan 20 tahun yang lalu. Dalam penelusuran ini, Go Moo-chi mulai dipertemukan dengan Jung Ba-reum (Lee Seung-gi), seorang polisi muda yang memiliki kepribadian ramah dalam membantunya memecahkan kasus. Satu per satu kasus mulai memberikan titik solusi berkat bantuan Jung Ba-reum. Selain Jung Ba-reum, tokoh lain pun mulai dipertemukan seperti Sung Yo-han (Kwon Hwa-woon), Oh Bong-yi (Park Ju-Hyun), serta Choi Hong-joo (Kyung Soo-jin). Kepingan demi kepingan kebenaran yang memberikan fakta bahwa pembunuh kali ini bukan hanya sekadar pembunuh, melainkan seorang predator. Hal tersebut karena, dalam rantai pembunuhan ini, kakak dari Go Moo-chi ikut menjadi korban yang dibunuh dengan sadis dan dipertontonkan ke banyak orang melalui siaran langsung. Memang benar, predator handal dalam memanipulasi banyak orang dan menjebak korbannya tanpa perasaan.

Dalam penyelidikan yang dibantu Jung Ba-reum, ditemukan fakta bahwa Sung Yo-han adalah anak dari Head Hunter, pelaku yang membunuh seluruh keluarga Go Moo-chi. Dengan adanya info tersebut, Go Moo-chi pun yakin bahwa pembunuhan berantai kali ini dilakukan oleh Sung Yo-han yang mewarisi gen psikopat ayahnya. Dalam penyelidikan lebih lanjut, terdapat banyak sekali hal-hal ganjil yang ada pada Sung Yo-han yang tidak diperlihatkan ke publik. Hingga pada akhirnya, dengan bantuan Jung Ba-reum, Go Moo-chi berhasil menangkap Sung Yo-han yang sudah ia tembak hingga tewas. Dalam penangkapan tersebut, Jung Ba-reum juga mengalami luka di kepala yang mengharuskan melakukan operasi otak. Kerusakan yang sangat parah membuat operasi otak yang dilakukan Jung Ba-reum menggunakan teknik transplantasi dari otak Sung Yo-han.

Setelah penangkapan tersebut, Go Moo-chi dan Jung Ba-reum mendapat banyak ucapan selamat dari masyarakat. Bahkan, Jung Ba-reum dinobatkan sebagai putra nasional karena telah banyak membantu dan memberikan perkembangan dalam penyelidikan. Beberapa bulan setelahnya, kondisi mulai kembali normal dengan Jung Ba-reum yang pulih tetapi mengalami amnesia untuk sementara waktu. Kondisi yang dikiranya akan kembali normal justru menimbulkan pertanyaan akan satu kondisi. Pasalnya, tidak lama setelahnya, kasus pembunuhan baru terjadi lagi dengan motif dan cara yang sama dengan pembunuhan sebelumnya oleh Sung Yo-han.

Penyelidikan pun kembali dilakukan dengan memunculkan beragam teka-teki kejadian yang ada di kepala Jung Ba-reum. Jung Ba-reum yang mulai mengingat masa lalunya, mendapati bayangan dirinya yang melakukan aksi pembunuhan tersebut. Di satu sisi, dia terus berpikiran positif bahwa ini hanyalah ingatan dari Sung Yo-han yang menempel pada otaknya akibat dari operasi yang dilakukannya. Namun di sisi lain, bayangan kejadian pembunuhan tersebut makin jelas hingga ia tersadar bahwa kejadian yang terjadi sebelumnya adalah akibat dirinya sendiri. Ingatan Sung Yo-han yang justru menyadarkannya untuk perbuatan tidak baik ini. Penyelidikan ini juga memberikan fakta, bahwa Jung Ba-reum juga mewarisi gen psikopat, sama seperti Sung Yo-han. Pada akhirnya, ingatan Jung Ba-reum yang sudah pulih, dengan penuh penyesalan setelah menyadari bahwa kasus pembunuhan yang terjadi selama ini akibat perbuatannya, bukan Sung Yo-han. Dia pun berakhir menyerahkan diri untuk mengakhiri kisah tersebut.

Drama Series Mouse yang disutradarai oleh Choi Joon-bae menyajikan suatu kasus yang terlihat rumit dengan visualisasi yang menarik. Hal yang berbeda dari drama ini jika dibandingkan dengan drama lain yaitu, psikopat yang menjadi pertanyaan selama alur cerita, ternyata merupakan seorang tokoh utama dalam cerita ini. Penonton seakan dibuat kaget dan kecewa dalam satu waktu, karena pada awalnya tokoh utama Jung Ba-reum terlihat ramah dan baik ke semua orang hingga mendapatkan gelar Putra Nasional. Justru, Sung Yo-han yang tampak misterius justru memiliki kelembutan hati yang luar biasa, hingga dengan sisa ingatan yang ditempelkan pada otak Jung Ba-reum membuatnya sadar atas perbuatannya. Selain itu, hal menarik lainnya, judul drama ini “Mouse” yang menunjukkan Jung Ba-reum dan Sung Yo-han yang menjadi tikus percobaan dalam drama ini.

Drama series ini juga menunjukkan bahwa manusia memiliki dua sisi kepribadian yang dapat diatur untuk ditunjukkan ke depan publik. Emosi yang ternyata tidak selamanya sesuai dengan harapan manusia dalam kendali masing-masing. Karena memang sejatinya, setiap manusia pasti memiliki sisi gelapnya masing-masing yang berbeda jenis dan ukurannya. Sehingga, akan menjadi tugas untuk diri kita masing-masing dalam mengendalikannya.

Secara garis besar, drama ini menarik untuk diikuti, karena selain plot ceritanya yang selalu berhasil membuat pertanyaan di setiap kejadian, akting dan visualisasi yang tergambar dalam drama ini sangat menarik. Terlebih, drama ini juga memberikan pesan tersendiri terhadap kepribadian dan rasa penyesalan seseorang terhadap suatu hal yang mereka perbuat.

-written by Al (kru ‘20)-

--

--

we talk about movies, tv shows, k-dramas, animes, and more!

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store